Respiratory distress syndrome in premature neonates literature review

Sindrom gangguan pernapasan pada bayi prematur: tinjauan literatur

Penulis

  • Rafi Farid Ismail Faculty of Medicine
  • Vernanditya Muhammad Mifzal Universitas Darussalam Gontor
  • Nadia Aulia Syauqal Hanun Universitas Darussalam Gontor
  • Silviana Rintani Universitas Darussalam Gontor
  • Putri Aprillia Wulandari Universitas Darussalam Gontor
  • Ulfa Nur Rosidah Universitas Darussalam Gontor
  • Ilyu 'Ainun Najie' Universitas Darussalam Gontor

DOI:

https://doi.org/10.21111/syifa.v2i1.28

Kata Kunci:

Neonatus, Prematur, Surfaktan

Abstrak

Respiratory Distress Syndrom (RDS) merupakan salah satu penyebab tersering gangguan pernapasan pada neonatus prematur yang berkaitan dengan imaturitas paru dan defisiensi surfaktan, sehingga menyebabkan kolaps alveoli dan gangguan pertukaran gas. Laporan kasus ini mendeskripsikan seorang neonatus lahir pada usia gestasi 32 minggu dengan berat badan lahir 1940 gram yang mengalami distress pernapasan segera setelah lahir. Secara klinis ditemukan takipnea, retraksi dinding dada, dan grunting, sementara pemeriksaan fototoraks menunjukkan gambaran ground glass appearance dengan air bronchogram. Pasien mendapatkan terapi awal berupa Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), kemudian dilanjutkan dengan pemberian surfaktan intratrakeal sesuai pedoman. Setelah terapi, kondisi pasien membaik secara bertahap tanpa komplikasi. Perbaikan klinis ini menunjukkan bahwa penanganan yang cepat dan sesuai indikasi berperan penting dalam memperbaiki luaran pasien dengan RDS serta menegaskan pentingnya terapi surfaktan pada neonatus prematur.

Telah diserahkan

2026-06-01

Diterbitkan

2026-09-30

Cara Mengutip

Ismail, R. F., Mifzal, V. M., Syauqal Hanun, N. A., Rintani, S., Wulandari, P. A., Nur Rosidah, U., & 'Ainun Najie', I. (2026). Respiratory distress syndrome in premature neonates literature review: Sindrom gangguan pernapasan pada bayi prematur: tinjauan literatur. Syifa: Journal of Medical, Health and Islamic Sciences, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.21111/syifa.v2i1.28